REFLEKSI HARI GURU 2020

“Aku adalah budak bagi orang yang mengajariku walau hanya satu huruf.” (Sayyidina Ali ra.)

Guru memiliki posisi yang tinggi di hadapan murid. Namun dengan kerendahan hatinya guru mampu merangkul murid menjadi sahabat sekaligus partner dalam belajar. Itulah istimewanya guru, bisa menempatkan diri dimanapun berada. Peran guru yang sangat vital ini tentunya sangat diperlukan sepanjang masa. Sekalipun teknologi merajai dunia, namun teknologi tetaplah teknologi. Ia hanyalah sebuah tools atau alat bantu. Teknologi tetaplah teknologi, sekalipun menyediakan seluruh pengetahuan yang dibutuhkan, namun ia tak bisa memberikan arahan dan sandaran, serta tak mampu menghimpun doa yang terserak di sepertiga malam. Oleh karena itu wajib hukumnya kita menghormati guru sebagaimana yang telah dikatakan oleh Sayyidina Ali ra di atas.

Guru bukanlah sekedar profesi, namun ia adalah panggilan jiwa. Sebagaimana disebutkan bahwa materi pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi metode pembelajaran jauh lebih penting daripada materi pembelajaran. Metode pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi guru jauh lebih penting daripada metode pembelajaran. Guru adalah sesuatu yang penting, tetapi jiwa guru jauh lebih penting dari seorang guru. Ungkapan yang sangat luar biasa. Sangat menyentuh dan menggetarkan hati. Jiwa guru jauh lebih penting. Kekuatan batin lebih didahulukan daripada kekuatan dhohir. Karena yang bersumber dari jiwa, akan diterima oleh jiwa. Dan yang berasal dari hati, akan diterima oleh hati.

Guru mempunyai makna yang sangat luas, tidak hanya sekedar guru yang mengajar di sekolah formal dengan gelar sarjana pendidikan. Namun sesungguhnya guru adalah mereka yang peduli terhadap pendidikan, yang mau mengajar walau di surau-surau kecil serta bermanfaat untuk sesama. Secara luas guru tidak membutuhkan gelar. Percuma apabila gelar dicantumkan, namun jiwanya bukan pendidik dan hanya mentransfer ilmu saja, maka apa bedanya dengan lembaga bimbingan belajar?. Sedangkan pendidikan itu sendiri adalah pengajaran, pembentukan, pembisaaan, pengarahan, pengawalan, pelatihan, penugasan, dan diikuti dengan uswatun hasanah. 

Guru dituntut untuk multitasking, segala hal harus bisa dilakukan oleh guru. Guru berperan sebagai orang tua, sahabat, sekaligus partner dalam belajar. Saat ini tantangan guru semakin kompleks. Tidak hanya adanya degradasi moral dari murid, namun perubahan zaman membawa guru harus pandai beradaptasi. Terlebih sembilan bulan terakhir ini guru dihadapkan pada masa yang sangat sulit. Awalnya guru mengajar dan mengawal pembisaaan di sekolah secara tatap muka langsung, namun dengan adanya pandemi covid-19 ini baik guru, murid, maupun orang tua dituntut untuk bahu-membahu beradaptasi dengan kondisi darurat. Pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh. Semuanya serba kewalahan dan masih nyaman dengan zona sebelumnya. Tapi apalah daya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, life must go on. Mengapa? Karena peradaban sebuah bangsa adalah terletak pada manusianya. Bagaimana kita bisa menyiapkan generasi emas 2045, bila saat ini dengan kondisi darurat kita menyerah begitu saja?.

Perubahan adalah bersifat imperatif (keniscayaan). Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah berpesan bahwa “didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”. Maka hari ini dan detik ini, kita para guru dihadapkan langsung dengan situasi yang memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman. Mari jadikan momen sangat istimewa ini sebagai refleksi bersama agar bisa menjadi guru yang amanah dan diridhoi oleh Allah SWT. Membawa terang dalam kegelapan, dan menjadi pelangi setelah hujan. Selamat Hari Guru Nasional 2020.

Oleh: Yuli Mulyaningtias, S.Pd. (guru IPA)

Komentar

Sepakat dengan ibu Yuli, tonggak utama perubahan sebuah bangsa adalah dari pendidikan. Pendidikan dapat berjalan dengan baik dari guru yang memahami peranannya.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

( Oleh Faza Nuzuliah Furqoni)    Extra ordinary crime adalah sebutan yang sering digunakan untuk menggambarkansebuah korupsi. Extra ordinary crime berarti sebuah kejahatan yan

26/10/2021 12:45 - Oleh Staff Humas - Dilihat 26 kali
MAKNA HARI PAHLAWAN ERA MILENIAL

Oleh: Drs. H. Islachuddin Yahya, M.Pd.*) Peristiwa 10 Nopember 1945 telah terjadi 75 tahun yang lalu. Peristiwa pertempuran terbesar pasca kemerdekaan dalam sejarah bangsa Indonesia. Pe

09/11/2020 15:34 - Oleh Staff Humas - Dilihat 997 kali
SEMANGAT SUMPAH PEMUDA GENERASI MILENIAL

Pemuda merupakan generasi penerus yang akan bertanggung jawab atas kemajuan Bangsa. Pemuda sebagai penggerak revolusi harus mempunyai semangat juang tinggi untuk bertindak demi kemajuan

26/10/2020 16:13 - Oleh Staff Humas - Dilihat 733 kali
PEMBELAJARAN DARING MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI BAGI PESERTA DIDIK???

Pandemi wabah covid-19 memberi dampak terhadap banyak bidang, satu diantaranya yang paling terasa adalah bidang pendidikan. Tidak hanya aktivitas keseharian yang berubah, aktivitas bela

03/09/2020 10:32 - Oleh Staff Humas - Dilihat 1133 kali
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH PADA PEMBUKAAN MPLS DARING

Assalamualaikum  Wr. Wb. Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Swt atas limpahan rahmat dan nikmatnya sehingga kita pada pagi ini dapat melaksanakan MPLS secara daring dalam&nb

20/07/2020 15:31 - Oleh Staff Humas - Dilihat 964 kali
VIRTUAL GRADUATION SMP ISLAMIC QON TP 2019 – 2020 Kamis, 17 Juni 2020

Upacara wisuda yang sering dijadikan tonggak sejarah dalam perjalanan pendidikan seseorang ,kini di tahun pelajaran 2019-2020 ini tidak lagi bisa digelar lantaran  pandemi covid 19

16/07/2020 11:20 - Oleh Staff Humas - Dilihat 581 kali
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH WISUDA VIRTUAL

Assalamualaikum Wr. Wb. Bismillahirrohmanirrohim   Hadlhorotil muhtaromin para alim wal asatidz Khadrotil kirom Bpk KH. DR. Robbach Ma’sum MM. Ingkang kawulo mulya aken ibu n

16/07/2020 11:10 - Oleh Staff Humas - Dilihat 3122 kali