PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

( Oleh Faza Nuzuliah Furqoni)


   Extra ordinary crime adalah sebutan yang sering digunakan untuk menggambarkan
sebuah korupsi.
Extra ordinary crime berarti sebuah kejahatan yang sangat luar biasa,
pasalnya korupsi tidak hanya berdampak pada satu atau dua orang saja namun merugikan
banyak pihak. Dewasa ini semakin banyak kita saksikan di berbagai media tentang tindak
pidana korupsi dan perilaku kuruptif dimana-mana. Menyebaran hampir di seluruh penjuru
Tanah Air dari level bawah, menengah hingga level tertinggi. Perilaku korupsif telah
merasuki sebagian besar kalangan bangsa Indonesia entah dengan atau tanpa kesadaran kita.
Oleh karena itu, Pendidikan Anti Korupsi harus diterapkan di berbagai elemen Pendidikan
Indonesia guna mencegah pertumbuhan korupsi dimasa mendatang.


     Penyebaran virus korupsi di republik tercinta ini benar-benar menjadi penyakit yang
sangat luar biasa destruktif dan sedikit demi sedikit meluluh lantahkan norma-norma bangsa
Indonesia baik dalam bidang Pendidikan, agama, maupun hukum dan sejenisnya. Akibat dari
korupsi level tertinggi dapan menelan biaya hingga miliaran rupiah, alhasil banyak agenda
pembangunan bangsa menjadi terbengkalai karena kekurangan biaya dan kemudian menjadu
konkret dan praksis. Tidak hanya berimbas pada pembangunan, Kesehatan masyarakat yang
hidup di garis kemiskinan pun ikut terancam oleh korupsi kaum elit tersebut.


     Munculnya korupsi didasari oleh sifat serakah, tamak dan rakus yang tumbuh dan
berkembang biak di dalam tubuh seorang koruptor dan ketika sifat buruk tersebut bertemu
dengan kesempatan maka pintu korupsi itu muncul. Kesempatan yang dimaksud dalam
tulisan ini adalah adanya wewenang dan kekuasaan ynag dimiliki yang kemudian
disalahgunakan untuk kepentingan dan tujuan yang tidak Amanah. Jabatan kerap kali
dijadikan sebagai ajang penumpukan harta untuk memperkaya diri sendiri. Korupsi kemudian
lebih mudah terjadi apabila bertemu dengan system yang longgar atau bahkan sangat longgar,
sehingga pertunjukan pembohongan publik dengan korupsi semakin mudah terealisasikan.
Kelonggaran tersebut terjadi akibat sistem yang tidak berjalan dengan semestinya tidak
bekerja secara maksimal dan optimal.


    TAP MPR No. XI/MPR/1998 yang dihasilkan pada era reformasi 1998 yang berbunyi
“Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).”
Semakin redup oleh banyaknya koruptor di Indonesia. Masalahnya adalah pemerintah saat ini
bukan terbebas dari korupsi melainkan semakin bertambahnya manusia berhati culas, picik,

dan perfikir sempit di dalam tatanan kepemerintahan tersebut. Pemerintah saat ini semakin
didominasi oleh mantan narapidana yang pernah melakukan korupsi bukan penyelenggara
negara yang bersih dari KKN itu sendiri.


      Maraknya kasus korupsi penjabat negara salah satunya penindakan terhadap mantan
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada
25 November 2020. Dalam harian Kompas menurunkan berita terkait dengan hal tersebut,
yakni Edhy dan tujuh tersangka lainnya ditetapkan oleh KPK sebagai kasus dugaan suap
ekspor lobster yang menghabiskan dana sebesar 9,8 miliar yang tersimpan di rekening pribadi
miliknya. Tak hanya itu, Edhy juga diduga menerima suap senilai 100.000 dollar Amerika
Serikat. Tak berselang lama, mantan Menteri Sosial Juliar P Batubara juga terseret dalam
kasus korupsi. Juiar dijerat kasus yang berhubungan dengan pandemi Covid-19yakni dugaan
suap bantuan sosial penanganan pandemi untuk wilayah Jabodetabek di tahun 2020. Total
penggelapan dana yang dilakukan oleh Juliar sebesar 17 miliar. Tidak hanya mereka berdua,
masih banyak lagi penjabat negara yang melakukan korupsi baik yang sudah ditangkap KPK
atau yang masih sembunyi di balik layer kaca.

 

bersih korupsi


      Begitulah, korupsi dan para pelakunya sudah tidak mengenal atau sudah tidak dapat
membedakan antara mana yang baik dan buruk, yang mana benar dan salah dan begitu pula
seterusnya. Korupsi sudah dipandang sebagai hal yang lumrah oleh para penyelenggara
publik di Negeri tercinta ini. Orang-orang baik dengan berpegang teguh dengan norma-norma
kebenaran seperti jujur, Amanah dan tidak tamak malah semakin dijauhi, disingkirkan dan
dianggap berbeda. Itulah yang kemudian dinamakan dengan menghalalkan segala acara agar
memenuhi nafsu ketamakan dirinya sendiri meskipun menghancurkan keadaban publik. Rasa
nyaman berada di kursi kekuasaan menjadikan mereka lupa tugas untama mereka
menjalankan amanat dan mandat rakyat agar menciptakan perubahan yang bangsa yang
bermartabat dan berdaulat. Rasa nyaman atas kekuasaan tersebut membuat mereke terlena
dan terbius hingga mereka tidak sadar diri mereka sebagai pelayan publik dan malah berubah
menjadi predator rakyat kecil.


      Kemiskinan di Indonesia sendiri berada dalm kondisi akut dan mengkhawatirkan.
Berdasarkan basis perhitungan internasional, sekitar separuh dari total populasi masuk dalam
kategori miskin. Delapan persen dari populasi masuk kedalam kategori kemiskinan ekstrim.
Masih dalam kategori kemiskinan internasional, yakni 2 dollar AS paritas daya beli atau
purchasing power parity (PPP) per jiwa per hari, ada 110 juta jiwa lebih atau sekitar setengah

dari populasi yang hidup tidak layak. Sedangkan menurut garis kemiskinan internasional 1
dollar AS PPP per jiwa per hari, tingkat kemiskinan ekstrem yang bersifat akut ini adalah
sekitar 7 persen dari penduduk atau sekitar 15 juta jiwa. Realitas di lapangan bila dilihat dari
kemampuan daya beli per 1 dollar AS terhadap beras jenis medium sepuluh tahun terakhir
atau 2001 sampai 2010 kemudian menjadi sebuah cermin kritis bahwa per 1 dollar AS pada
2001 hanya dapat memeroleh 3,7 kilogram beras, pada 2010 hanya 1,18 kilogram. Demikian
pula kemampuan beli per dollar AS atas minyak goreng, yang pada 2001 bisa membeli 2,45
liter, pada 2010 hanya 0,79 liter (Koran Jakarta, 9/06).

 

    Korupsi membuat rakyat semakin tercekik oleh kemiskinan. Dana yang seharusnya
terakomodikasikan kepada rakyat kecil, atau menengah kebawah malah dijadikan santapan
rakus para koruptor. Tidak hanya berdampak pada status kehidupan ekonomi masyarakan
namun juga berdampak pada anak-anak. Anak-anak terbaksa tidak sekolah dan buta ilmu
akibar hilangnya dedikasi penyaluran dana pemerintah terhadap pelajar dikarenakan korupsi.
Oleh karena itu, Pendidikan Anti Korupsi sangat diperlukan dalam upaya penjegahan korupsi
dalam jangka watu kedepan.

 

     Pendidikan anti korupsi adalah harga mati yang harus disampaikan kepada semua.
Pasalnya, dengan ini diharapkan dapat membuka pandangan setiap kalangan bahwa perilaku
korupsi adalah sebuah perilaku yang merugikan hajat setiap orang. Kendatipun jumblaknya
kecil, ini akan meningkat kepada jumblah yang sedang dan kemudian membesar sehingga
kondisi ini juga merupakan kebiasaan yang sangat buruk bagi kehidupan berbangsa dan
bernegara. Walaupun dalam jumblak seberapa korupsi dapan merusak nilai piker masyarakat
menjadi tidak bermoral. Secara tidak langsung tindakan korupsi sudah membohongi
kepentingan publik dan hal itu bertentangan dengan norma-norma yang telah ditetapkan
dalam dasar negara Indonesia. Dan tentunya hal tersebut sangatlah tidak bermoral dari
pandangan luar maupun dalamnya.

 

     Upaya Pendidikan Anti Korupsi bertujuan untuk mencagah korupsi itu sendiri dengan
membangun budaya anti korusi di tengah masyarakat dimulai dari pelajar. Untuk dapat
berperan aktif, pelajar perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang seluk beluk
korupsi dan pemberantasannya. Dan yang terpenting dari itu semua adalah pelajar mampu
memahami dan menerapkan hal tersebut dalam kehidupannya sehari-hari. Dengan demikian
sekolah dapat dipergunakan sebagai lokomotif penguatan budaya antikorupsi untuk jangka
Panjang.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PEMILIHAN OSIS MASA BAKTI 2021-2022

SMP Islamic Qon Sukses Gelar Pesta Demokrasi Pemilihan OSIS Masa Bakti 2021-2022 Rabu,27 Oktober 2021 suasana pagi di SMP Islamic Qon terasa beda dengan biasanya, lantaran sedang digel

29/10/2021 11:09 - Oleh Staff Humas - Dilihat 58 kali
HARI SANTRI 2021

Semarak hari santri masih terasa sampai saat ini di SMP Islamic Qon GKB Manyar Gresik. Sudah dua tahun acara seperti ini ditiadakan akibat masih adanya pandemi COVID-19 yang belum sirn

29/10/2021 11:04 - Oleh Staff Humas - Dilihat 61 kali
REFLEKSI HARI GURU 2020

“Aku adalah budak bagi orang yang mengajariku walau hanya satu huruf.” (Sayyidina Ali ra.) Guru memiliki posisi yang tinggi di hadapan murid. Namun dengan kerendahan hatinya

24/11/2020 17:40 - Oleh Staff Humas - Dilihat 691 kali
MAKNA HARI PAHLAWAN ERA MILENIAL

Oleh: Drs. H. Islachuddin Yahya, M.Pd.*) Peristiwa 10 Nopember 1945 telah terjadi 75 tahun yang lalu. Peristiwa pertempuran terbesar pasca kemerdekaan dalam sejarah bangsa Indonesia. Pe

09/11/2020 15:34 - Oleh Staff Humas - Dilihat 1066 kali
SEMANGAT SUMPAH PEMUDA GENERASI MILENIAL

Pemuda merupakan generasi penerus yang akan bertanggung jawab atas kemajuan Bangsa. Pemuda sebagai penggerak revolusi harus mempunyai semangat juang tinggi untuk bertindak demi kemajuan

26/10/2020 16:13 - Oleh Staff Humas - Dilihat 768 kali
PEMBELAJARAN DARING MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI BAGI PESERTA DIDIK???

Pandemi wabah covid-19 memberi dampak terhadap banyak bidang, satu diantaranya yang paling terasa adalah bidang pendidikan. Tidak hanya aktivitas keseharian yang berubah, aktivitas bela

03/09/2020 10:32 - Oleh Staff Humas - Dilihat 1194 kali
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH PADA PEMBUKAAN MPLS DARING

Assalamualaikum  Wr. Wb. Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Swt atas limpahan rahmat dan nikmatnya sehingga kita pada pagi ini dapat melaksanakan MPLS secara daring dalam&nb

20/07/2020 15:31 - Oleh Staff Humas - Dilihat 1035 kali
VIRTUAL GRADUATION SMP ISLAMIC QON TP 2019 – 2020 Kamis, 17 Juni 2020

Upacara wisuda yang sering dijadikan tonggak sejarah dalam perjalanan pendidikan seseorang ,kini di tahun pelajaran 2019-2020 ini tidak lagi bisa digelar lantaran  pandemi covid 19

16/07/2020 11:20 - Oleh Staff Humas - Dilihat 614 kali
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH WISUDA VIRTUAL

Assalamualaikum Wr. Wb. Bismillahirrohmanirrohim   Hadlhorotil muhtaromin para alim wal asatidz Khadrotil kirom Bpk KH. DR. Robbach Ma’sum MM. Ingkang kawulo mulya aken ibu n

16/07/2020 11:10 - Oleh Staff Humas - Dilihat 3260 kali