Perundungan di Sekolah: Mengatasi Masalah dan Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman
Oleh: Yuli Mulyaningtias, S.Pd.
Perundungan atau bullying merupakan masalah serius yang terjadi di banyak sekolah di Indonesia. Tindakan ini dapat melukai korban baik secara fisik maupun psikologis. Baru-baru ini ada kejadian viral di sebuah SD di Gresik Selatan yang menjadi perhatian Nasional. Seorang anak kelas 2 SD ditusuk matanya menggunakan tusuk pentol oleh kakak kelasnya hingga berujung kebutaan permanen, lantaran dimintai sejumlah uang namun tidak diberi. Nah, bagaimana cara menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman? Tentunya pihak sekolah, guru, orang tua, dan siswa perlu bekerja sama dalam mengatasi perundungan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi perundungan di sekolah:
1. Pendidikan dan Kesadaran
- Pihak sekolah harus memberikan pendidikan dan kesadaran kepada siswa tentang pentingnya menghormati dan menghargai perbedaan antar individu.
- Guru dapat mengadakan diskusi dan kegiatan yang mendorong siswa untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain.
- Orang tua juga perlu terlibat dalam memberikan pendidikan dan kesadaran kepada anak-anaknya tentang pentingnya menghormati dan menghargai orang lain.
2. Pembentukan Satgas Perundungan
- Sekolah dapat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perundungan yang bertugas untuk mengatasi kasus perundungan di lingkungan sekolah.
- Satgas ini dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian, dinas pendidikan, dan lembaga terkait lainnya dalam menangani kasus perundungan.
3. Kanal Pengaduan dan Penanganan Serius
- Sekolah perlu menyediakan kanal pengaduan bagi siswa yang menjadi korban perundungan.
- Guru dan pihak sekolah harus menangani pengaduan siswa dengan serius dan segera mengambil tindakan yang diperlukan
4. Pelibatan Orang Tua
- Orang tua perlu terlibat dalam mengatasi perundungan dengan mendukung dan mengawasi anak-anaknya di lingkungan sekolah.
- Sekolah dapat mengadakan pertemuan antara orang tua, guru, dan siswa untuk membahas masalah perundungan dan mencari solusi bersama.
5. Pembentukan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman
- Pihak sekolah harus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
- Guru dapat mengadakan kegiatan-kegiatan yang mendorong kerjasama dan persahabatan antar siswa.
Dengan adanya kerjasama antara pihak sekolah, guru, orang tua, dan siswa, diharapkan perundungan di sekolah dapat diminimalisir dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Cerita Awal Program MBG di Sekolah Kami
Awal pertama kali mendengar bahwa sekolah kami akan mendapatkan Program MBG (Makan Bergizi Gratis), hampir semua siswa merasa sangat senang dan antusias. Kabar itu cepat menyebar dari k
Kebaya dan Kreativitas: Kala Semangat Kartini Membara di SMP Islamic Qon
SMP IQON | Selasa pagi di pertengahan April 2026, mentari membasuh halaman SMP Islamic Qon dengan cahaya yang hangat. Namun, ada yang berbeda dengan pemandangan hari ini. Riuh rendah su
Gema Lantunan Al-Qur'an di Masjid Al-Qona’ah: Menguji Spiritualitas Siswa Akhir SMP Islamic Qon
SMP IQON | Suasana Masjid Al-Qona’ah tampak berbeda dari biasanya sejak Rabu pagi (15/4). Lantunan ayat suci Al-Qur'an bersahutan, memecah keheningan kompleks sekolah. Di atas ham
Menjaga Nyala Al-Qur’an di Tengah Modernitas: Menengok Kedalaman Literasi Religi SMP Islamic Qon GKB
SMP IQON | Kekhawatiran klasik para orang tua saat anak lulus dari bangku Sekolah Dasar (SD) seringkali bermuara pada satu titik: "Nanti kalau masuk SMP, ngajinya lanjut tidak ya?" Tran
Bahasa Inggris di Dunia Digital: Slang Edu-Friendly untuk Lingkungan Sekolah
Dalam lingkup dunia yang sangat maju, cepat, dan digital, bahasa suatu negara diharapkan untuk selalu berkembang. Platform media sosial seperti Tik Tok, Instagram, dan X (sebelumnya dik
Teknologi AI di Sekolah: Kawan atau Lawan? Belajar Bijak di Era AI
Di era serba digital seperti sekarang, teknologi berkembang begitu cepat. Tanpa disadari kehidupan sehari-hari manusia sudah tidak bisa lepas dari teknologi yang disebut Digital Lifesty
Refleksi dan Tindak Lanjut P5 – Tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya" dengan Topik: Aku, Kamu, Kita adalah Kawan
Kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dan topik Aku, Kamu, Kita adalah Kawan di SMP berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dimul
SMP Islamic Qon Gresik Terima Kunjungan Studi Tiru SMP Islamic International School PSM Magetan
dikutip dari https://radargresik.jawapos.com/pendidikan/834037613/smp-islamic-qon-gresik-terima-kunjungan-studi-tiru-smp-islamic-international-school-psm-magetan SMP Islam
Kolaborasi Inspiratif: Study Tiru SMP Al Makin Krian Sidoarjo di SMP Islamic Qon
Rombongan dari SMP Al Makin Krian Sidoarjo melakukan kunjungan study tiru ke SMP Islamic Qon. Kepala SMP Al Makin, Bapak Aat Choiruddin, S.Pd.I, menyampaikan sambutan dengan menyampaika
Apel Pembukaan MPLS 2024-2025 di SMP Islamic Qon: Membangun Generasi Religius, Berkarakter, dan Berprestasi
Pada hari Senin, tanggal 15 Juli 2024, SMP Islamic Qon dengan bangga menggelar acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2024-2025. Acara ini dimulai
Begini Langkah SMP Islamic Qon Gresik Mewujudkan Sekolah Ramah Anak
dikutip dari: https://www.gresiksatu.com/begini-langkah-smp-islamic-qon-gresik-mewujudkan-sekolah-ramah-anak/ SMP Islamic Qon Gresik menggelar bimbingan teknis konvensi ha
SMP Islamic Qon Jadi Satu-satunya Sekolah Swasta Peraih Predikat Sekolah Inspiratif di Gresik
SMP Islamic Qon GKB sukses menyabet predikat Sekolah Inspiratif dalam Top 5 Sekolah Inspiratif Nawakarsa Award Gresik Cerdas tahun 2024. Sekolah ini menjadi sa
OPEN CLASS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN
( Oleh: Dra. Sholihah - Kepala SMP Islamic Qon) Situasi dan Tantangan
DESA ADAT PANGLIPURAN
Oleh: Dra. Sholihah (Kepala SMP Islamic Qon) Minggu ini awal maret 2024 Bapak Ibu dewan guru SMP ISLAMIC QON membersamai siswa siswi kelas 9 pada acara Study Wisata ke Pulau Dewa
Peringatan Hari Sampah Nasional di SMP Islamic Qon: Upaya Produktif Mengatasi Sampah Plastik
Rabu, 21 February 2024, SMP Islamic Qon, sebuah sekolah menengah di Gresik, telah mengambil langkah nyata dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024. Kegiatan ini dilaks
