Teknologi AI di Sekolah: Kawan atau Lawan? Belajar Bijak di Era AI
Di era serba digital seperti sekarang, teknologi berkembang begitu cepat. Tanpa disadari kehidupan sehari-hari manusia sudah tidak bisa lepas dari teknologi yang disebut Digital Lifestyle atau Gaya Hidup Digital. Apalagi sekarang sedang tren pengggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. AI kini mulai banyak digunakan dalam dunia pendidikan, termasuk di SMP Islamic Qon. Namun, penting bagi kita sebagai pelajar untuk bersikap bijak dalam memanfaatkannya.
Nah sebelum kita membahas lebih detail, yuk simak apa itu AI? AI adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau komputer berpikir dan bertindak seperti manusia. Contohnya adalah ChatGPT, Google Lens, dan aplikasi belajar berbasis AI lainnya. Teknologi ini bisa membantu kita memahami pelajaran, mencari jawaban, bahkan membuat ringkasan materi. Dari pengertiannya maka teknologi AI ini secara otomatis memudahkan kita dalam mengerjakan sesuatu khususnya untuk pelajar dapat membantu dalam proses pembelajaran.
Banyak manfaat AI dalam pembelajaran jika digunakan dengan baik. Ai bisa membantu menjelaskan ulang materi pelajaran yang sulit dengan bahasa yang lebih mudah dipahami. Ai juga bisa memberikan akses belajar yang lebih luas, sehingga siswa bisa belajar kapan saja dan di mana saja dengan bantuan AI. AI dapat membantu dalam membuat presentasi, menulis, atau membuat proyek digital. Dengan adanya AI siswa tidak harus selalu menunggu guru, karena AI dapat menjadi alat belajar mandiri.
Meski banyak manfaatnya, AI juga memiliki tantangan jika tidak digunakan dengan bijak. Jika semua tugas dikerjakan AI, maka kemampuan memahami dan berpikir siswa akan menurun, sehingga bisa berujung membuat siswa untuk malas berpikir. Dengan adanya AI juga dapat membuat siswa ketergantungan secara berlebihan, jika terlalu sering menggunakan AI bisa membuat siswa bergantung dan kurang percaya diri dalam menyelesaikan tugasnya atau yang lebih parah siswa tidak paham dengan tugas yang dibuatnya melalui AI. Yang terpenting kalian juga harus tahu bahwa tidak semua jawaban AI selalu benar ya, oleh karena itu siswa tetap harus memverifikasi informasi yang diterima tidak langsung memindah informasi dari AI saja.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyatakan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Jika kita terus mengandalkan alat seperti ChatGPT, kita kehilangan kemampuan untuk menilai dan berpikir kritis. Selain itu lama kelamaan kita akan kehilangan rasa tahu mana tulisan yang bagus dan mana yang tulisan tidak bagus, sehingga kita berisiko kehilangan naluri kritis kita sendiri." ujar Stella. Untuk itu kita harus bijak menggunakan AI agar teknologi AI membawa manfaat yang maksimal. Gunakan AI untuk sekadar membantu, bukan menyontek, jadikan AI sebagai teman belajar, bukan alat untuk curang saat mengerjakan tugas. Selalu cek kembali informasi atau jawaban dari AI, kemudian bandingkan informasi dari AI dengan buku pelajaran atau bertanya pada guru. Tetaplah berproses untuk mengasah kemampuan sendiri
dengan cara berlatih terus kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis tanpa selalu bergantung pada AI.
AI adalah alat bantu yang sangat bermanfaat jika digunakan secara bijak. Di SMP Islamic Qon, kita bisa memanfaatkannya untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan. Namun, sebagai siswa muslim, kita juga perlu menjaga kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak dalam setiap proses belajar, termasuk saat menggunakan teknologi. Mari siswa-siswi SMP Islamic Qon kita manfaatkan AI dengan cerdas dan bertanggung jawab untuk menjadi generasi Islami yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia.
Pertanyaan:
1. Mengapa penting bagi siswa untuk tetap memverifikasi informasi dari AI, meskipun AI dianggap canggih dan pintar?
2. Apa hubungan antara penggunaan AI secara berlebihan dengan menurunnya kemampuan berpikir kritis pada siswa menurut artikel tersebut?
Komentar
1. karena, tidak semua jawaban AI selalu benar. 2. maka kemampuan memahami dan berpikir siswa akan menurun, sehingga bisa berujung membuat siswa untuk malas berpikir. Dengan adanya AI juga dapat membuat siswa ketergantungan secara berlebihan, jika terlalu sering menggunakan AI bisa membuat siswa bergantung dan kurang percaya diri dalam menyelesaikan tugasnya atau yang lebih parah siswa tidak paham dengan tugas yang dibuatnya melalui AI.
1. kita harus tetap memverifikasi informasi dari AI karena beberapa alasan contohnya seperti : ☆ informasi yang tidak aktual ☆ melatih keterampilan berpikir kritis ☆ menghindari kesalahan dalam memahami informasi dengan memverifikasi informasi dari AI, kita dapat menjadi lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan teknologi untuk mencari informasi. 2. menurut artikel, penggunaan AI secara berlebihan dapat berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis pada siswa tapi, perlu diingat bahwa AI juga dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis jika digunakan dengan cara yang tepat. guru dan siswa dapat menggunakan AI sebagai alat bantu untuk menggunakan teknologi secara efektif dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka.
1.karna tidak semua jawaban AI itu benar oleh karena itu kita harus tetap memverifikasi kan informasi dari AI 2.penggunaan AI secara berlebihan dapat mengurangi kemampuan otak untuk berpikir kritis dan kreatif karena individu lebih bergantung kepada teknologi untuk jawaban kan jawaban daripada berusaha menyelesaikan masalah secara mandiri
1.Memverifikasi informasi dari AI penting agar siswa tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi juga menjadi pemikir aktif dan kritis yang mampu menilai kebenaran secara mandiri. 2. Ketergantungan pada AI: Siswa yang terlalu sering menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas (seperti menulis esai atau menjawab soal) bisa menjadi pasif dan tidak berusaha memahami materi sendiri. Kurangnya proses berpikir mendalam: AI sering memberikan jawaban langsung tanpa perlu proses analisis, evaluasi, atau sintesis dari siswa — hal-hal yang justru menjadi inti dari berpikir kritis. Menurunnya kemampuan memecahkan masalah: Dengan AI yang selalu siap memberi solusi, siswa mungkin tidak mengembangkan strategi sendiri dalam menyelesaikan masalah kompleks. Minimnya interaksi dan diskusi: AI bisa menggantikan diskusi dengan guru atau teman, padahal diskusi adalah salah satu cara efektif melatih berpikir kritis.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kebaya dan Kreativitas: Kala Semangat Kartini Membara di SMP Islamic Qon
SMP IQON | Selasa pagi di pertengahan April 2026, mentari membasuh halaman SMP Islamic Qon dengan cahaya yang hangat. Namun, ada yang berbeda dengan pemandangan hari ini. Riuh rendah su
Gema Lantunan Al-Qur'an di Masjid Al-Qona’ah: Menguji Spiritualitas Siswa Akhir SMP Islamic Qon
SMP IQON | Suasana Masjid Al-Qona’ah tampak berbeda dari biasanya sejak Rabu pagi (15/4). Lantunan ayat suci Al-Qur'an bersahutan, memecah keheningan kompleks sekolah. Di atas ham
Menjaga Nyala Al-Qur’an di Tengah Modernitas: Menengok Kedalaman Literasi Religi SMP Islamic Qon GKB
SMP IQON | Kekhawatiran klasik para orang tua saat anak lulus dari bangku Sekolah Dasar (SD) seringkali bermuara pada satu titik: "Nanti kalau masuk SMP, ngajinya lanjut tidak ya?" Tran
Bahasa Inggris di Dunia Digital: Slang Edu-Friendly untuk Lingkungan Sekolah
Dalam lingkup dunia yang sangat maju, cepat, dan digital, bahasa suatu negara diharapkan untuk selalu berkembang. Platform media sosial seperti Tik Tok, Instagram, dan X (sebelumnya dik
Refleksi dan Tindak Lanjut P5 – Tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya" dengan Topik: Aku, Kamu, Kita adalah Kawan
Kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dan topik Aku, Kamu, Kita adalah Kawan di SMP berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dimul
SMP Islamic Qon Gresik Terima Kunjungan Studi Tiru SMP Islamic International School PSM Magetan
dikutip dari https://radargresik.jawapos.com/pendidikan/834037613/smp-islamic-qon-gresik-terima-kunjungan-studi-tiru-smp-islamic-international-school-psm-magetan SMP Islam
Kolaborasi Inspiratif: Study Tiru SMP Al Makin Krian Sidoarjo di SMP Islamic Qon
Rombongan dari SMP Al Makin Krian Sidoarjo melakukan kunjungan study tiru ke SMP Islamic Qon. Kepala SMP Al Makin, Bapak Aat Choiruddin, S.Pd.I, menyampaikan sambutan dengan menyampaika
Apel Pembukaan MPLS 2024-2025 di SMP Islamic Qon: Membangun Generasi Religius, Berkarakter, dan Berprestasi
Pada hari Senin, tanggal 15 Juli 2024, SMP Islamic Qon dengan bangga menggelar acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2024-2025. Acara ini dimulai
Begini Langkah SMP Islamic Qon Gresik Mewujudkan Sekolah Ramah Anak
dikutip dari: https://www.gresiksatu.com/begini-langkah-smp-islamic-qon-gresik-mewujudkan-sekolah-ramah-anak/ SMP Islamic Qon Gresik menggelar bimbingan teknis konvensi ha
SMP Islamic Qon Jadi Satu-satunya Sekolah Swasta Peraih Predikat Sekolah Inspiratif di Gresik
SMP Islamic Qon GKB sukses menyabet predikat Sekolah Inspiratif dalam Top 5 Sekolah Inspiratif Nawakarsa Award Gresik Cerdas tahun 2024. Sekolah ini menjadi sa
OPEN CLASS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN
( Oleh: Dra. Sholihah - Kepala SMP Islamic Qon) Situasi dan Tantangan
DESA ADAT PANGLIPURAN
Oleh: Dra. Sholihah (Kepala SMP Islamic Qon) Minggu ini awal maret 2024 Bapak Ibu dewan guru SMP ISLAMIC QON membersamai siswa siswi kelas 9 pada acara Study Wisata ke Pulau Dewa
Peringatan Hari Sampah Nasional di SMP Islamic Qon: Upaya Produktif Mengatasi Sampah Plastik
Rabu, 21 February 2024, SMP Islamic Qon, sebuah sekolah menengah di Gresik, telah mengambil langkah nyata dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024. Kegiatan ini dilaks
SMP ISLAMIC QON Raih Prestasi Gemilang di Awal Tahun 2024
Mengawal di tahun 2024, lagi-lagi SMP Islamic Qon menunjukkan prestasi gemilangnya. Yaitu meraih sejumlah kejuaraan dalam berbagai kompetisi bergengsi. Salah satun
Sekolah Penggerak Mandiri SMP Islamic Qon Peringati Hari Guru, Diwarnai Pawai dan Surprise untuk Kepala Sekolah
Dikutip dari https://radargresik.jawapos.com/pendidikan/833337094/sekolah-penggerak-mandiri-smp-islamic-qon-peringati-hari-guru-diwarnai-pawai-dan-surprise-untuk-kepala-sekolah &n

1.karena tidak semua jawaban dari Al benar, maka dari itu kita mencari sumber pengetahuan bukan hanya dari Al bisa saja dari buku atau dari sumber informasi yang terpercaya 2.AI juga dapat memiliki tantangan jika tidak digunakan dengan bijak. Jika semua tugas dikerjakan AI , maka kemampuan memahami dan berpikir siswa akan menurun, sehingga bisa berujung membuat siswa untuk malas berpikir. Dengan adanya AI juga dapat membuat siswa ketergantungan secara berlebihan, jika kita terus mengandalkan alat seperti chatGPT, kita kehilangan kemampuan untuk menilai dan berpikir kritis.